Wujud Syukur dan Harapan, Perhimpunan Masyarakat Maritim Banten Akan Gelar Refleksi Maritim di Pesisir Cilegon

CILEGON – Perhimpunan Masyarakat Maritim Banten akan menggelar kegiatan “Syukuran Keselamatan dan Kemerdekaan Republik Indonesia serta Refleksi Maritim untuk Kesejahteraan Masyarakat Pesisir” pada Jumat, 21 Agustus 2026 pukul 14.00 WIB di perairan strategis pesisir Kota Cilegon, Banten.

Kegiatan ini digelar sebagai bentuk rasa syukur atas keselamatan, keamanan dan keberlangsungan aktivitas kemaritiman di wilayah perairan strategis Kota Cilegon, sekaligus memaknai semangat Kemerdekaan RI Tahun 2026.

“Kami tidak bermaksud mengganggu kegiatan industri dan pelayaran. Ini adalah ungkapan syukur dan bentuk partisipasi masyarakat untuk menjaga laut yang aman, damai, tertib dan kondusif,” ujar Koordinator Lapangan, Toton.

Dalam kegiatan ini masyarakat pesisir, nelayan, pelaku usaha maritim, dan pekerja sektor kemaritiman juga akan menyampaikan 10 aspirasi penting. Diantaranya:

1. Keselamatan & Keamanan : Memastikan aktivitas pelayaran, kepelabuhanan dan nelayan berjalan aman

2. Kesejahteraan: Mendorong agar industri di Cilegon memberi manfaat lebih besar bagi masyarakat pesisir melalui lapangan kerja, usaha dan pemberdayaan ekonomi

3. Lingkungan: Menjaga dan melestarikan laut Cilegon dari pencemaran agar menjadi sumber kemakmuran bersama

4. Dialog: Membangun komunikasi yang lebih baik antara masyarakat, pemerintah dan dunia usaha

“Kami berharap laut dan pesisir Cilegon tidak hanya jadi ruang industri, tapi juga sumber kehidupan dan masa depan masyarakat pesisir,” tegas Toton.

Perhimpunan Masyarakat Maritim Banten mengajak seluruh elemen masyarakat Cilegon untuk hadir dan mendukung kegiatan ini. Karena kemajuan Cilegon sebagai kota industri dan maritim harus berjalan harmonis dan memberi manfaat nyata bagi warganya. (*/Red)

You might also like

Konteks Media merupakan media suara rakyat, dengan mengedepankan pikiran-pikiran kritis dan terbuka. Memberikan informasi yang faktual, aktual, serta detail kepada publik. Dengan mengedepankan prinsip-prinsip media yang independen sebagai media alternatif jalan pikiran masa depan rakyat Indonesia.