KonteksMedia – Usai gelar Rapat Pengurus Lengkap (RPL) pada 14 Februari 2026, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Cilegon resmi dibekukan oleh Kadin Provinsi Banten.
RPL yang secara aklamasi menunjuk Ikhwan Mahmud sebagai Penjabat (Pj) Ketua Kadin Kota Cilegon dianggap tidak sesuai mekanisme oleh Kadin Banten.
Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Tatalaksana Kadin Provinsi Banten, Agus R Wisas mengaku kaget atas terselenggaranya RPL yang menunjuk Pj Ketua Kadin Kota Cilegon.
“Terkait Cilegon terus terang kita kaget, dengan acara kemaren yang diadakam oleh kadin cilegon soal RPL. Kemudian setelah mempelajari dan mendapatkan masukan dari berbagai pihak kadin banten sepakat untuk membekukan Kadin Cilegon,” kata Agus R Wisas di Kantor Kadin Provinsi Banten, Jumat (20/2/2026).

Menurut Agus R Wisas, pembekuan tersebut dilandaskan oleh beberapa pertimbangan agar Kadin Cilegon satu kesatuan dengan Kadin Indonesia.
“InsyaAllah tadi sudah selesai rapat pengurus, dan akan disampaikan dan dilaporlan kepada kadin Indonesia pekan depan,” kata Agus
“Alasan dibebukan yang pertama ada beberapa masukan, baik dari kadin Indonesia maupun dewan Pertimbangan Kadin Cilegon dan dari dewan kehormatan. Kita memandang perlu ada pembekuan, karena kita ingin kadin cilegon satu kesatuan dengan kadin Indonesia,” imbuhnya
Kadin Banten kata Agus sudah mengingatkan Kadin Cilegon untuk bersabar dalam menangani permasalahan pemgurus di Kadin Cilegon.
“Tentunya sudah kita ingatkan untuk bersabar, kemudian menggelar RPL diluar koordinasi dengan kita hanya mendapatkan surat undangan, sehingga kita bekukan,” kata Agus
Lebih lanjut, Agus R Wisas menjelaskan mekanisme yang seharusnya ditempuh jika ingin membentuk Pj Ketua Kadin ditingkat Kota.
“Seharusnya mekanisme pembentukan Pj itu dipimpin oleh Kadin Banten atas konsultasi, RPL itu digelar secara aturan itu harus berdasarkan konsultasi dengan dewan pertimbangan, ternyata dewan pertimbangan kadin cilegon juga tidak tau, ya untuk itu berdasarkan fakta-fakta yang ada kita membekukan kadin cilegon,” katanya
Usai menggelar rapat pengurus, Kadin Banten akan segera berkonsultasi dengan Kadin Indonesia untuk pembentukan Carateker Kadin Cilegon yang terdiri dari sembilan orang.
“Soal nama-nama carateker pekan depan karena menunggu persetujuan kadin Indonesia. Sore ini rapat pengurus mengambil keputusan membekukan kadin Cilegon,” pungkasnya