TANGERANG — Mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Pamulang (UNPAM), PSDKU Kampus Kota Serang, memberikan edukasi pemasaran digital dan komunikasi profesional kepada siswa kelas XII jurusan Manajemen Perkantoran SMK Gema Bangsa, Kabupaten Tangerang, Selasa (20/10/2026). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memperkenalkan keterampilan yang dapat mendukung kesiapan siswa memasuki dunia kerja.
Kegiatan berlangsung di SMK Gema Bangsa, Jalan Raya Cisoka–Cangkudu, Kampung Cilaban RT 13/04, Desa Bojongloa, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Banten. Pemasaran digital dan komunikasi profesional dipilih karena keduanya relevan dengan kebutuhan siswa yang tengah mempersiapkan diri memasuki lingkungan kerja maupun merintis usaha.
Selain pengetahuan sesuai bidang keahlian, siswa perlu memahami cara memanfaatkan media digital untuk menyampaikan informasi dan mempromosikan produk. Keterampilan berkomunikasi secara santun, jelas, dan efektif juga dibutuhkan ketika berinteraksi dengan pelanggan, rekan kerja, maupun calon pemberi kerja.
Tim pelaksana terdiri atas Shabrina Alfiyah Nabila sebagai ketua, Lailatul Hoiriyah sebagai narasumber, serta Aulia Sri Wuriasih, Devi Septiani, dan Yosi Syahwa Aulia sebagai anggota. Kegiatan ini didampingi dosen Universitas Pamulang, Ichwan Putra Arianto, S.Kom., M.M.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Gema Bangsa, Muhammad Efendi, S.Pd., menyambut baik kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi kunjungan mahasiswa Universitas Pamulang Kampus Serang yang berbagi pengetahuan dengan para siswa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Pamulang Kampus Serang yang telah bersilaturahmi dan berbagi ilmu dengan siswa-siswi SMK Gema Bangsa. Kami berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan dan memberikan manfaat bagi siswa sebagai bekal untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja,” ujar Muhammad Efendi.
Dalam sesi pemasaran digital, siswa diperkenalkan pada cara menentukan target konsumen, mempromosikan produk melalui media sosial, membuat konten, dan menyusun teks iklan. Mereka juga mendapat pengenalan tentang Canva untuk merancang materi visual serta Instagram dan TikTok sebagai sarana publikasi promosi.
Materi berikutnya membahas komunikasi profesional, mulai dari etika berbahasa dan perkenalan diri hingga interaksi dengan pelanggan serta rekan kerja. Siswa juga diperkenalkan pada penulisan pesan dan surat elektronik resmi serta persiapan wawancara kerja.
Lailatul Hoiriyah menjelaskan bahwa perkembangan teknologi membuka peluang bagi generasi muda untuk belajar, berkarya, dan merintis usaha. Menurutnya, teknologi akan memberi manfaat apabila digunakan secara bijak, kreatif, dan bertanggung jawab.
“Di era digital, peluang terbuka bagi siapa saja yang mau belajar dan beradaptasi. Teknologi hanyalah alat; manfaatnya ditentukan oleh cara kita menggunakannya. Gunakan media digital untuk belajar, berkarya, dan menciptakan peluang. Jangan sekadar menjadi pengguna, tetapi jadilah pribadi yang mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, produktif, dan bertanggung jawab,” ujar Lailatul.
Dosen pembimbing, Ichwan Putra Arianto, S.Kom., M.M., turut mengingatkan pentingnya kemauan untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Ia menekankan bahwa pengetahuan dapat membantu siswa memperluas wawasan serta mempersiapkan langkah setelah lulus sekolah.
“Tidak ada yang membatasi kita untuk terus belajar. Pendidikan mungkin tidak langsung membuat kita kaya, tetapi ilmu bisa membuka banyak pintu kesempatan. Belajar bukan hanya tentang gelar, melainkan tentang bagaimana kita terus bertumbuh, memperluas cara pandang, dan mempersiapkan diri untuk masa depan yang lebih baik,” ujar Ichwan.
Ia juga menjelaskan bahwa kemampuan menggunakan teknologi dapat menjadi nilai tambah saat melamar pekerjaan. Media sosial, misalnya, dapat dimanfaatkan untuk membangun portofolio, memperkenalkan produk, dan menunjukkan keterampilan, bukan hanya sebagai sarana hiburan.
Ketua pelaksana, Shabrina Alfiyah Nabila, mengatakan materi kegiatan disusun untuk memperkenalkan keterampilan yang berguna bagi siswa dalam menghadapi perkembangan teknologi dan tuntutan dunia kerja.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan siswa, tetapi juga mendorong mereka untuk lebih percaya diri dalam mengembangkan potensi diri. Keterampilan pemasaran digital dan komunikasi profesional diharapkan dapat menjadi bekal yang bermanfaat, baik untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri,” ungkap Shabrina.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Universitas Pamulang berharap siswa dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh sesuai kebutuhan, baik saat mencari pekerjaan maupun ketika mengembangkan usaha. PKM tersebut menjadi salah satu bentuk penerapan ilmu perguruan tinggi untuk mendukung pengembangan keterampilan generasi muda. (*/Red)