CIANJUR – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Digital di Desa Wangunjaya, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menghadirkan sejumlah kontestan dari berbagai kalangan, termasuk sosok pemuda bernama Teguh.
Keikutsertaan Teguh dalam kontestasi Pilkades Digital tersebut menjadi bagian dari dinamika demokrasi di tingkat desa, sekaligus menunjukkan keterlibatan generasi muda dalam proses kepemimpinan dan pembangunan masyarakat.
Dengan mengikuti kontestasi tersebut, Teguh turut mengambil bagian dalam proses demokrasi desa yang mengedepankan keterbukaan, partisipasi masyarakat, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pemilihan kepala desa Wangunjaya.
Pilkades Digital tersebut diharapkan dapat menjadi langkah dalam menghadirkan proses pemilihan yang lebih modern, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat.
Keikutsertaan sosok pemuda seperti Teguh juga menjadi gambaran bahwa generasi muda memiliki ruang untuk berpartisipasi dalam pemerintahan desa serta ikut menentukan arah pembangunan di masa mendatang.
Sebagai generasi muda, saya ingin ikut mengambil bagian dalam proses demokrasi di desa, karena ini merupakan kesempatan untuk berkontribusi, membawa gagasan, serta ikut mendorong kemajuan Desa Wangunjaya, saya berharap Pilkades Digital ini dapat berjalan dengan jujur, transparan, dan demokratis,” ujar Teguh Calon Kepala Desa Wangunjaya.
“Motivasi saya maju dalam kontestasi Pilkades Digital Desa Wangunjaya ini adalah ingin ikut membangun desa dan membawa perubahan yang lebih baik, salah satu fokus saya ke depan adalah mengembangkan UMKM agar semakin maju, mandiri, dan memiliki daya saing,” ungkapnya.
Teguh juga menegaskan, saya ingin potensi ekonomi masyarakat di desa Wangunjaya bisa terus berkembang, sehingga mampu membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan warga dan para generasi muda juga bisa ikut berperan aktif dalam pembangunan desa,” tegasnya.
Sementara itu Yusuf salah satu warga desa Wangunjaya mengatakan, Alhamdulillah, pelaksanaan Pilkades Digital tahun ini mendapat antusiasme yang sangat baik dari masyarakat, harapan saya, siapa pun yang nantinya terpilih menjadi kepala desa, semoga bisa menjalankan amanah dengan baik.
“Karena yang dibutuhkan masyarakat itu bukan sekadar janji-janji, tetapi bukti nyata melalui kerja dan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga Wangunjaya,” tutupnya.