KonteksMedia – Dua hari menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Serang, Bawaslu perketat pengawasan dengan menggandeng berbagai elemen seperti Gakkumdu, TNI, Media, Panwascam, PKD dan PTPS. Pengawasan tersebut difokuskan pada pencegahan praktik politik uang di masyarakat.
Ketua Bawaslu Kabupaten Serang, Furqon menjelaskan Bawaslu melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak sebagai ikhtiar untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
“Menuju H-2 pemilihan ulang ini kan sangat santer beberapa titik, di setiap kecamatan bahkan semua terkait politik uang, maka substansi dari pengawasan kita mencegah, bukan berarti mencari kesalahan kita mencegah agar tidak terjadinya money politik,” kata Furqon, Kamis (17/4/2025) malam, saat melakukan kunjungan di Kecamatan Bojonegara
Furqon menjelaskan skema pengawasannya akan dikerjakan dua hari dari tanggal 18 sampai dengan 19 malam menuju detik-detik pelaksanaan pemungutan suara.
“Karena sudah mendekati hari H kita akan bagi shift dengan temen-temen Panwascam. Nanti polanya temen-temen PTPS akan berkeliling di setiap wilayah dikomandoi oleh PKD, karena ini menjadi isu hangat money politik,” katanya
Ia mengimbau kepada jajaran badan adhoc dari tingkat Panwascam, PKD, PTPS untuk tetap menjaga pergerakan para pejabat.
“Tetap komitmen kita jaga Kepala Desa, jaga juga pergerakan ASN dan jaga juga pergerakan camat, jangan sampai mendekati hari H ada mobilisasi ke salah satu calon,”