NASIONAL – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menggelar pertemuan dengan para kepala desa dan tokoh-tokoh masyarakat di Desa Kembangbelor, Mojokerto. Pertemuan Mendes dengan perangkat desa tersebut berlangsung hangat dan guyub.
Sambil sarungan, Yandri terlihat duduk lesehan bersama warga. Dia mendengarkan aspirasi-aspirasi warga desa di Mojokerto itu. Warga desa bebas menanyakan berbagai hal terkait pembangunan desa kepada Mendes.
Dalam pertemuan itu, Yandri menyampaikan guyub dan saling gotong royong adalah kunci penting untuk menciptakan beragam inovasi dalam membangun desa.
Modal utama bangsa ini adalah guyub, menjaga ketertiban, saling menghargai dan bergotong royong. Saya pesan kepada Desa Kembangbelor terus menjaga persatuan, kekompakan jangan saling menjatuhkan, hilangkan iri dengki. Iri dengki akan menyusahkan diri sendiri. Kasih contoh ke generasi yang akan datang. Modal utama bangsa ini adalah guyub,” kata Yandri dalam keterangannya, Selasa (5/11).
Yandri memuji keberhasilan Desa Kembangbelor dalam memanfaatkan potensi desa tersebut. Di antaranya, mengembangkan Camping Ground Bernah De Vallei sebagai sumber pendapatan desa.
“Saya pesan kepada Desa Kembangbelor untuk menjaga persatuan, kekompakan jangan saling menjatuhkan, hilangkan iri dengki. Iri dengki akan menyusahkan diri sendiri. Kasih contoh ke generasi yang akan datang,” pesan Mendes Yandri.
Lebih lanjut, Yandri meyakini bila persatuan ini bisa dijaga oleh desa, maka pembangunan nasional bisa tercapai sesuai target. Dia menegaskan, desa memegang peran penting dalam pembangunan di Indonesia.
“Bangun desa bangun Indonesia, desa terdepan untuk Indonesia,” tegas Yandri mengulang tagline Kemendes PDT. (*/merdeka.com)