Ponpes Bai Mahdi Sholeh Ma’mun Bangun Dapur Makan Bergizi Gratis

KonteksMedia – Menteri Pembangunan Desa dan Daerah Tertinggal Yandri Susanto melakukan ground breaking pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Serang.

Acara peletakan batu pertama tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Bai Hamdi, Kecamatan Pabuaran Kabupaten Serang, Minggu, (2/2/2025).

Pembangunan SPPG tersebut dilakukan dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam Program makan bergizi gratis.

MBG dan Kemendes itu sangat strategis karena Kementerian Desa melalui dana desa yang totalnya 71 triliun tahun 2025 sebesar sekurang-kurangnya 20% itu akan dialokasikan untuk ketahanan pangan ketahanan pangan ini diantaranya padi jagung ayam petelur ikan buah-buahan cabe, untuk bahan baku makan siang gratis.” ungkap Yandri Susanto.

“Dalam rangka swasembada pangan yaitu ketahanan pangan yang nantinya akan diserap bahan baku itu oleh badan gizi nasional, bayangkan bapak ibu nanti di akhir tahun ada 83 juta kurang sedikit iya akan menerima makan yang bergizi se-Indonesia” tambah Yandri.

Sementara itu, di tempat yang sama Direktur Badan Gizi Nasional (BGN) Suhardi Samiran mengatakan nantinya, SPPG ini akan menjadi dapur untuk pemenuhan makan siang bergizi gratis.

“Untuk penerima manfaat kebetulan di sini kan hybrid ya dari ada pesantren, ada SD umum, 1 Kecamatan berapa tadi sudah disampaikan kalau untuk idealnya seberapa banyak jumlah penerima manfaat anak sekolah mulai dari ibu hamil ibu menyusui balita PAUD sampai SMA itu kalau jumlahnya misalnya 100 ribu ya tinggal dibagi-bagi tiga standarisasi dapur sesuai bagian,” tandasnya (*/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like

Konteks Media merupakan media suara rakyat, dengan mengedepankan pikiran-pikiran kritis dan terbuka. Memberikan informasi yang faktual, aktual, serta detail kepada publik. Dengan mengedepankan prinsip-prinsip media yang independen sebagai media alternatif jalan pikiran masa depan rakyat Indonesia.