Berkah Ramadhan, Camat Cilegon Beri Santunan dan Buka Puasa Bersama Guna Perkuat Silaturahmi Pemerintah dan Masyarakat

KonteksMedia – Dalam rangka memperkuat hubungan antar pejabat pemerintah, tokoh agama dan tokoh masyarakat di Se Kecamatan Cilegon, camat Cilegon adakan buka puasa bersama dirangkai dengan menyantuni anak yatim.

Momentum bulan suci Ramadhan yang penuh makna tersebut menjadi ajang sinergi dan solidaritas, pemerintah kecamatan Cilegon dengang para ulama, tokoh masyarakat dan warga masyarakat.

Camat Kecamatan Cilegon, Maman Herman, menjelaskan, bahwa kegiatan berbuka puasa bersama momen tepat untuk bersilaturahmi.

“Kami dari pemerintah kecamatan Cilegon mengucapkan Alhamdulillah dalam kegiatan acara berbuka bersama ini bisa kita laksanakan dalam momen yang tepat untuk kita semua bisa berkumpul, berbagi dan mempererat hubungan silaturahmi antara tokoh agama, tokoh masyarakat dan TNI maupun Polri,” kata Camat Cilegon, di kediamannya, Rabu, (26/3/2025).

Dirangkaian acara, Maman Herman memberikan sambutan dengan bercerita kegiatan yang rutin dilakukan di Kecamatan Cilegon.

“Camat, Lurah, Dewan Masjid Indonesia, MUI, ICMI, BKAPAKSI dan BKPRMI forum komunikasi Kecamatan Cilegon baru-baru ini melakukan agenda rutin diantaranya basuh luka Palestina yang sudah empat kali dengan nilai selalu di atas 100 jt, sehingga 15 Januari Camat diundang ekspos di gedung DPR RI,” ungkap Maman

Maman Herman menceritakan kegiatan bertajuk basuh luka Palestina, yang mana kegiatan tersebut sudah dilakukan selama empat tahun.

Basuh luka Palestina menurutnya sebagai bentuk kepedulian kepada warga Palestina untuk membangun tali persaudaraan sesama.

Selain kegiatan tersebut, Maman dan masyarakat Kecamatan Cilegon mengadakan wisata religi dengan mengunjungi masjid-masjid diantaranya masjid An-Nahda di Ngawi Jawa Timur.

Masjid tersebut semula adalah tempat prostitusi dan dibangun oleh pemerintah daerah setempat menjadi masjid, yang berdampak pada UMKM warga setempat.

Kemudian Masjid Namira di Lamongan, masjid itu dibangun oleh pengusaha, kemudian Masjid Agung Arrahman di Blitar.

Kemudian di Masjid Mudhar Arifin yang didirikan oleh dua orang pengusaha bersaudara, Mudhar dan Arifin.

Kunjungan di beberapa masjid tersebut, menurut Camat Kecamatan Cilegon, Maman Herman bertujuan untuk menggali ilmu dan pengalaman untuk diterapkan di Kota Cilegon.

“Kita melakukan kegiatan ini untuk mejadi insiparasi masyarakat Cilegon dan sebagai percontohan, mengingat sampai saat ini belum ada masjid di Kota Cilegon yang menjadi tempat wisata religi,” pungkas Maman (*/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like

Konteks Media merupakan media suara rakyat, dengan mengedepankan pikiran-pikiran kritis dan terbuka. Memberikan informasi yang faktual, aktual, serta detail kepada publik. Dengan mengedepankan prinsip-prinsip media yang independen sebagai media alternatif jalan pikiran masa depan rakyat Indonesia.