Ratusan Pemudik Pejalan Kaki Pelabuhan Merak Protes Kepada Pihak ASDP Lantaran Tidak Becus Tertibkan Antrean Penumpang

KonteksMedia – Ratusan Pemudik pejalan kaki Pelabuhan Merak, protes kepada petugas ASDP lantaran tidak bisa menertibkan antrean penumpang yang hendak memasuki kapal.

Berdasarkan pantauan di lapangan, ratusan pemudik jalan kaki yang berada di area eksekutif masuk kapal yang bertujuan ke Merak-Bakauheni. Kini mulai memberontak para petugas ASDP karena tidak bisa menertibkan antrean.

Kemudian, Pemberontakan tersebut mengalami keributan Anatar pihak pemudik dan ASDP.

Kejadian tersebut terjadi pada pukul 13.00 Waktu Indonesia Barat (WIB), Jumat (28/03/2025).

Salah satu Pemudik pejalan kaki Pelabuhan Merak, Sri Wahyuni mengatakan para petugas ASDP, kurang tegas dan tidak ada yang standby dalam menertibkan antrean penumpang.

“Harusnya petugas bisa menertibkan antrean penumpang dan ada yang standby. Tapi nyatanya mana? tidak ada,” ujar Sri Wahyuni

“Makanya kita yang jadi emosi kan, karena kita sudah capek ngantre dari belakang terus tiba-tiba ada penumpang yang baru datang langsung terobosan ke depan,” tambahnya.

Sementara itu, Elsa, seorang pemudik pejalan kaki Pelabuhan Merak mengungkapkan untuk antrean yang ada di area masuk kapal eksekutif ini, tidak efektif karena para petugas tidak memperhatikan para penumpang.

“Seharusnya petugas memperhatikan kami sebagai penumpang, saya menunggu lama tiba-tiba yang barusan datang langsung menyelip ke depan, antrean saya,” ungkap Elsa.

“Pesan saya sih, jangan judes dan harus tegas dalam menertibkan penumpang agar kedepanya antrean ini bisa efektif lagi,” pungkasnya. (*/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like

Konteks Media merupakan media suara rakyat, dengan mengedepankan pikiran-pikiran kritis dan terbuka. Memberikan informasi yang faktual, aktual, serta detail kepada publik. Dengan mengedepankan prinsip-prinsip media yang independen sebagai media alternatif jalan pikiran masa depan rakyat Indonesia.