KonteksMedia – Kurang lebih sebanyak 150 pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang jalan pintu masuk dan pintu keluar pasar kranggot Cilegon akan direlokasi ke hanggar barat.
Untuk mempersiapkan hal itu, Disperindag bersama UPTD Pasar Kranggot Cilegon beserta stakeholder terkait melakukan pembersihan hanggar barat yang akan digunakan untuk tempat relokasi.
“UPTD pasar bersama bidang perdagangan. Kami melaksanakan persiapan untuk rencana perintah pimpinan merelokasi pedagang dari pintu masuk dan pintu keluar untuk direlokasi ke hanggar barat,” kata Kepala UPTD Pasar Kranggot, Siti Rogayah, Rabu (30/4/2025)
Siti Rogayah menjelaskan, pedagang yang akan direlokasikan sebanyak 150an, yang dari jumlah itu sebetulnya mempunyai tempat berjualan di dalam pasar.
“Sebagian mereka hanya keluar dari tempat semula, bisa jadi kalo diterbitkan kembali ke tempat awal, di hanggar ke 3 ini ada kuota 160, sudah terpakai 20, tersisa 140,” katanya
“Semoga nanti setelah disini aksesnya bagus, di area luar dari hanggar 3 ini kami upayakan untuk parkir angkot. Ada akses dengan pembeli, jadi pedagang tidak khawatir,” imbuhnya
Kondisi Hanggar tersebut dijelaskannya masih sangat layak namun ada keinginan dari pedagang untuk tidak menggunakan meja.
“Atap hanggar aman tidak bocor, meja layak, tapi kenginan pedagang agar mejanya dibebaskan. Bangunan ini adalah aset APBN, informasi dari pimpinan akan dihapus dan dalam proses penghapusan, kalau surat penghapusan asetnya turun maka meja bisa dihapuskan, itu lebih diinginkan oleh pedagang,” katanya
Menanggapi hal itu, salah seorang pedang, Riko berharap agar pemerintah bisa komitmen terhadap kebijakan yang akan dilakukan.
“Kalau dipindahkan jaminannya apa, orang baru akan datang jika kita dipindahkan, harus ada peraturan yang tegas, bagaimana mencari solusi terbaik,” katanya
Riko mengaku para pedagang yang berjualan disepanjang jalan tersebut selalu mejaga kebersihan dan ketertiban di pasar. (*/Red)