Ketua Dewan Pembina HIPMI Cilegon Sambut Baik Pertemuan Walikota dengan Kontraktor Utama CAA

KonteksMedia – Ketua Dewan Pembina Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Cilegon, Ahmad Suhandi, menyambut baik langkah Wali Kota Cilegon Robinsar yang beberapa waktu lalu melakukan pertemuan dengan kontraktor utama (maincont) proyek Chandra Asri Alkali (CAA).

Pertemuan antara Pemerintah Kota Cilegon dengan pihak Chengda, Seven Gate Indonesia (SGI), dan Total Bangun Persada itu dinilai sebagai angin segar bagi para pelaku usaha lokal, khususnya mereka yang selama ini ingin terlibat dalam kegiatan pembangunan di kawasan industri.

“Kami selaku pengusaha lokal menyambut baik upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Cilegon, dalam hal ini Pak Wali Kota Robinsar, untuk berkomunikasi dengan pihak Chengda,” ujar Ahmad Suhandi yang akrab disapa Haji Andi Jempol, Rabu (18/6/2025).

Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan adanya perhatian pemerintah terhadap keberadaan pengusaha lokal yang selama ini berharap diberi ruang dalam proyek-proyek strategis berskala besar.

“Ini angin segar bagi kami, dan berharap kita bisa terakomodir dalam pekerjaan yang ada di CAA,” ungkapnya.

Andi Jempol juga menyampaikan harapannya agar para pelaku usaha lokal bisa dilibatkan secara nyata, bukan hanya sebagai pendukung, tetapi juga sebagai mitra aktif dalam pelaksanaan proyek.

“Pengusaha lokal berharap segera diajak bicara dan membahas terkait hal tersebut. Harapan kami ini bisa menjadi pintu masuk yang baik dan kami sambut hal ini,” ujarnya.

Ia menilai bahwa komunikasi yang dilakukan Wali Kota Cilegon adalah langkah strategis yang perlu terus diperkuat dan dijadikan pola dalam menghadapi setiap investasi baru yang masuk ke wilayah tersebut.

Menurutnya, keterlibatan pengusaha lokal tidak hanya akan memperkuat perekonomian daerah, tetapi juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja serta menumbuhkan ekosistem bisnis yang sehat dan inklusif.

Ia mengingatkan bahwa pelaku usaha di Cilegon memiliki kemampuan yang layak bersaing, namun sering kali tidak diberi akses yang cukup dalam proyek-proyek besar yang ada di daerah sendiri.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah, HIPMI meyakini bahwa potensi lokal dapat dimaksimalkan dan memberi kontribusi positif terhadap keberhasilan proyek.

“Saat ini peran Pemerintah Kota Cilegon sangat dibutuhkan untuk mendorong para pengusaha lokal ikut dalam pekerjaan di proyek besar ini,” katanya.

Dalam konteks distribusi pekerjaan, ia berharap agar proses tersebut dilakukan secara profesional dan adil, agar potensi pengusaha lokal dapat berkembang dengan sehat.

“Terkait pembagian pekerjaan, kami berharap bisa dibagikan secara adil dan profesional sesuai dengan kompetensi dan kemampuan masing-masing perusahaan,” tuturnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha lokal, dan kontraktor utama, agar tercipta kemitraan yang kuat dan saling menguntungkan dalam jangka panjang.

HIPMI Cilegon, lanjutnya, siap mendukung proses tersebut dengan berkoordinasi secara aktif bersama pemerintah maupun pihak perusahaan, guna memastikan keterlibatan lokal dapat terealisasi dengan baik.

Sebelumnya diberitakan Wali Kota Cilegon, Robinsar melakukan pertemuan dengan perwakilan kontraktor utama proyek, yakni PT China Chengda Engineering, PT Total Bangun Persada, dan PT Seven Gates Indonesia, pada Jumat (13/6/2025) lalu.

Pemerintah Kota Cilegon akan memfasilitasi pertemuan antara kontraktor dan asosiasi pengusaha lokal untuk membahas peluang kerjasama pekerjaan di proyek Chandra Asri Alkali (CAA)

“Jadi dalam waktu dekat akan ngumpul dengan pengusaha lokal, akan kita panggil dengan KADIN, HIPMI, Gapensi, asosiasi pengusaha lokal yah,” ucap Robinsar. (*/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like

Konteks Media merupakan media suara rakyat, dengan mengedepankan pikiran-pikiran kritis dan terbuka. Memberikan informasi yang faktual, aktual, serta detail kepada publik. Dengan mengedepankan prinsip-prinsip media yang independen sebagai media alternatif jalan pikiran masa depan rakyat Indonesia.