128 Santri At-Thohiriyah Hafal 30 Juz, Pesan KH Mochammad Thohir : Jadi Santri yang Pintar dan Berakhlak Mulia

KonteksMedia – Pondok Pesantren (Ponpes) Moderat At-Thohiriyah menggelar Haflah dan Khotmil Qur’an Bil-Ghoib wa Bin-Nadzri 30 Juz dengan tema “Membumikan Al-Qur’an, Menyongsong Masa Depan Gemilang untuk Peradaban dan Ilmu Pengetahuan.”

Kegiatan yang berlangsung di kompleks Ponpes At-Thohiriyah, Desa Pelamunan, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, ini diikuti ratusan santri dan wali santri sebagai bentuk syiar dan pembuktian keberhasilan para penghafal Al-Qur’an.

Pimpinan Bidang Pendidikan Ponpes At-Thohiriyah, KH Mochammad Thohir, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan membina kemampuan hafalan santri baik secara bil-ghoib (hafalan) maupun bin-nadzri (dengan membaca).

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga. Tahun ini sebanyak 128 santri putra dan putri berhasil menghafal 30 uz Al-Qur’an dengan bacaan yang fasih dan tartil,” ujar KH Thohir dalam sambutannya, Minggu (29/6/2025).

Ia berharap para santri yang telah menunjukkan prestasi ini dapat berkontribusi dalam bidang keagamaan dan pendidikan di masa mendatang. Tak hanya fokus pada hafalan, ponpes juga menekankan pentingnya akhlak sebagai pondasi utama pendidikan santri.

“Kami ingin mencetak santri yang tidak hanya pintar, tapi juga berakhlak mulia. Karena ilmu tanpa akhlak tak akan berarti. Akhlak harus lebih diutamakan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, turut hadir dan memberikan apresiasi kepada para santri yang telah menghafal Al-Qur’an.

“Saya sangat bangga melihat generasi muda yang mampu menghafal 30 juz Al-Qur’an. Ini bukan hal yang mudah. Tinggal ditingkatkan lagi agar mereka bisa mencapai 30 juz,” ujarnya.

Ia juga mendorong Ponpes Moderat At-Thohiriyah agar terus melahirkan generasi Qur’ani yang tak hanya unggul dalam hafalan, tapi juga berdaya saing di dunia pendidikan dan sosial kemasyarakatan.

“Mudah-mudahan pesantren ini terus berkembang dan mencetak lebih banyak lagi penghafal Al-Qur’an yang menjadi kebanggaan masyarakat Banten,” pungkasnya. (*/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like

Konteks Media merupakan media suara rakyat, dengan mengedepankan pikiran-pikiran kritis dan terbuka. Memberikan informasi yang faktual, aktual, serta detail kepada publik. Dengan mengedepankan prinsip-prinsip media yang independen sebagai media alternatif jalan pikiran masa depan rakyat Indonesia.