Mantan Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian Dapat Penghargaan Kreatif dari ICE

KonteksMedia – Mantan Wali Kota Cilegon periode 2022–2024, Helldy Agustian, menerima penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia Creative Awards (ICA) 2025. Acara tersebut digelar oleh Perkumpulan International Creative Exchange (ICE) di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (29/9/2025) malam.

ICA dikenal sebagai salah satu ajang penghargaan prestisius di bidang kreatif yang memberikan apresiasi kepada individu, komunitas, UMKM, hingga lembaga pemerintah yang dinilai berhasil melahirkan inovasi dan berdampak positif bagi masyarakat.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya praktisi media Helmi Yahya dan pendakwah Ustaz Das’ad Latif. Kehadiran mereka menambah nilai dan prestise penyelenggaraan penghargaan yang rutin digelar setiap tahun itu.

Dalam gelaran kali ini, Helldy Agustian didaulat menjadi salah satu penerima penghargaan. Ia mengaku terkejut sekaligus bersyukur ketika pertama kali mendapat undangan resmi untuk menghadiri malam penganugerahan tersebut.

“Kaget juga sebenarnya saat dapat undangan kemarin,” ujarnya, Rabu (1/10/2025).

Helldy mengungkapkan, dirinya tidak mengetahui secara rinci indikator apa yang membuatnya layak menerima penghargaan itu. Meski demikian, ia menduga beberapa program dan inovasi yang ia jalankan semasa menjabat Wali Kota Cilegon menjadi salah satu pertimbangan dewan juri.

Menurut Helldy, program pemberdayaan UMKM dan penanganan sampah daerah menjadi dua sektor yang cukup menonjol pada masa pemerintahannya. Kedua hal itu dinilai mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menunjukkan kreativitas dalam tata kelola kota.

“Mungkin kreativitas dan inovasi saya saat sebelum dan saat menjabat wali kota, seperti pengelolaan sampah yang banyak dikunjungi dan mendorongnya menjadi co-firing di PLTU,” ungkapnya.

Selain pengelolaan sampah, Helldy juga menyoroti langkah strategis dalam membuka akses pelabuhan di Ciwandan sebagai jalur alternatif penyeberangan ke Pulau Sumatera. Terobosan tersebut disebutnya sebagai upaya pemerataan akses dan mengurangi ketergantungan terhadap pelabuhan utama di Merak.

“Selama ini orang ke Sumatera hanya lewat Merak, tapi sekarang bisa lewat Ciwandan,” imbuhnya.

Meski demikian, Helldy kembali menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui secara detail apa saja yang menjadi poin penilaian tim juri dalam ajang ICA 2025. Ia lebih melihat penghargaan itu sebagai bentuk apresiasi atas kerja kolektif dan dukungan masyarakat Cilegon semasa kepemimpinannya.

Yang membuat penghargaan ini semakin istimewa, Helldy tercatat sebagai satu-satunya tokoh asal Provinsi Banten yang berhasil meraih anugerah tersebut tahun ini. Prestasi itu sekaligus menempatkan Banten dalam peta nasional sebagai daerah dengan tokoh yang diakui kontribusinya di bidang kreativitas.

Helldy juga merasa terhormat bisa berada di tengah-tengah tokoh nasional yang hadir dalam ajang tersebut. Baginya, kebersamaan itu menjadi motivasi untuk terus berkontribusi, meski tidak lagi menjabat sebagai kepala daerah.

Penghargaan ini, menurut Helldy, sekaligus menjadi bukti bahwa kreativitas dalam kepemimpinan daerah dapat melampaui batas wilayah dan mendapat pengakuan di tingkat nasional.

Dengan torehan ini, Helldy berharap kiprah Cilegon dan Banten ke depan dapat semakin dikenal luas, terutama melalui inovasi yang lahir dari daerah dan berdampak langsung bagi masyarakat. (*/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like

Konteks Media merupakan media suara rakyat, dengan mengedepankan pikiran-pikiran kritis dan terbuka. Memberikan informasi yang faktual, aktual, serta detail kepada publik. Dengan mengedepankan prinsip-prinsip media yang independen sebagai media alternatif jalan pikiran masa depan rakyat Indonesia.