KonteksMedia – Hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LUB) PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. yang dilaksanakan di Jakarta pada Selasa (23/12/2025), menghasilkan beberapa keputusan, diantaranya adalah perombakan susunan direksi.
Direktur utama BUMN produsen baja itu masih dipercayakan kepada Muhamad Akbar Djohan, namun direktur lainnya mengalami perubahan.
Direktur SDM yang sebelumnya dijabat oleh Agus Nizar Vidiansyah digantikan oleh Suryanto Waluyo.
Agus Nizar Vidiansyah merupakan putera daerah Banten yang lahir di Serang pada tanggal 4 Agustus 1968.
Berikut informasi yang diterima KonteksMedia, jajaran Komisaris dan Direksi hasil RUPS-LB Krakatau Steel 2025, Selasa (23/12/2025).
– Komisaris Utama : Hendro Martowardojo
– Komisaris : Setia Diarta
– Komisaris : Adityo Haryo Bimo
– Komisaris Independen : David Pajung
– Komisaris Independen : Willgo Zainar
– Direktur Utama : Muhamad Akbar
– Direktur Keuangan & Manajemen Resiko : Daniel Fitzgerald Liman
– Direktur Sumber Daya Manusia : Suryanto Waluyo
– Direktur Infrastruktur dan Operasi : Sidiq Darusulistyo
– Direktur Komersial, Pengembangan Usaha dan Portofolio : Hernowo
Corporate Secretary (Corsec) PT KRAS, Fedaus saat dihubungi wartawan membenarkan susunan hasil rapat tersebut, “Iya benar itu,” ujarnya, Selasa (23/12/2025).
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon, Sokhidin mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi kearifan lokal, terlebih sudah ada nota kesepahaman yang dibangun antara KS dengan DPRD Kota Cilegon tahun 2018 lalu.


“Pihak manajemen Krakatau Steel harus mengedepankan kearifan lokal, dan kesepakatan antara krakatau steel dan DPRD Cilegon tahun 2018 untuk melibatkan putra daerah menjadi jajaran komisaris atau direksi di krakatau steel ditingkat pusat maupun anak perusahaan,” kata politisi Gerindra tersebut, Selasa (23/12/2025).
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Kota Cilegon itu mengingatkan akan ketulusan masyarakat Cilegon dalam proses pembangunan perusahaan baja tersebut.
“Dan jangan dilupakan keikhlasan dan kerelaan rakyat cilegon untuk merelakan tanah dan bangunannya untuk pembangunan Krakatau Steel,” pungkasnya (*/Red)