KonteksMedia – Wakil Ketua DPRD Cilegon, Sokhidin menyoroti usulan program rumah tidak layak huni (RTLH) dan rumah yang tidak memiliki jamban.
Sorotan politisi Gerindra tersebut diberikannya saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon.
Selain dua hal itu, penataan lingkungan juga menjadi fokus utama, terutama perbaikan atau penambahan drainase, paving block, pembangunan tempat penampungan air (TPT) dan kebutuhan-kebutuhan posyandu.
“Yang menjadi sorotan saya adalah ternyata di Citangkil masih banyak usulan terkait rutilahu dan ada sekitar 60 lebih usulan rumah-rumah yang tidak mempunyai jamban,” kata Sokhidin, Kamis (5/2/2025).
Sokhidin juga menyoroti soal peran industri dan peran pemerintah dalam mengatur CSR dari Industri khususnya di Kecamatan Citangkil.
“Saya minta pemerintah tidak membatasi rutilahu yang bersumber dari dana CSR, oke lah silahkan Satgas CSR mengakomodir, namun jangan dibatasi juga jika industri ingin memberikan bantuan secara mandiri kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya
Sokhidin mengajak kepada Industri yang ada di wilayah citangkil untuk bersama-sama menuntaskan masalah vital masyarakat ini.
“Industri sampai hari ini belum bisa menyerap pengangguran yang ada di Citangkil, tapi paling tidak industri di Citangkil ada bukti nyata, kerja nyata, dampak nyata yabg dirasaakan masyarajat citangkil dalam pembuatan rutilahu dan pembuatan jamban,” pungkasnya
Kemudian kata Sokhidin, perlu ada perbaikan juga untuk akses jalan menuju Puskesmas Citangkil II di Link Jeruk Tipis, Kelurahan Lebak Denok, Kota Cilegon, dilaporkan rusak parah dan berlubang.
“Itu kan vital, artinya disitu juga kan melayani rawat inap juga kan, pasien bulak-balik dengan mobil ambulance nah itu akses jalannya sangat rusak sekali dan itu dikeluhkan oleh masyarakat pengantar pasien itu sendiri dan setiap hari ramai sekali untuk pasien yang mendatangi puskesmas itu dan menjadi satu keluhan di masyarakat,” katanya
Kemudian juga untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Posyandu perlu dikaji serius kata Sokhidin.
“Karena kita punya program presiden untuk menurunkan angka stunting dan sekarang kecendrungan ibu-ibu untuk hadir datang ke posyandu itu sangat minim karena PMT,” katanya

Terakhir Sokhidin mengungkapkan, semua aspirasi yang di sampaikan akan menjadi perhatian serius di DPRD Kota Cilegon.
“Aspirasi yang disampaikan dalam Musrenbang ini akan menjadi perhatian kami di DPRD. Kami berkomitmen untuk mengawal usulan prioritas agar dapat terakomodasi dalam perencanaan dan penganggaran daerah, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya (/Red)