KonteksMedia – Sejumlah wilayah di Kecamatan Bojonegara terendam banjir dari dini hari hingga pagi ini, setidaknya ada ratusan rumah yang terdampak dalam peristiwa ini.
Koordinator Presidium Gerakan Masyarakat Bojonegara Puloampel (GEMA BP), Ari Daelami mempertanyakan kehadiran pemerintah yang tidak tanggap dalam menangani banjir.
“Tentu kami sangat perihatin dengan adanya banjir di Kecamatan Bojonegara dan Pulo Ampel, ribuan warga Bojonegara Pulo Ampel terpaksa menikmati ibadah sahur dalam kondisi memprihatinkan dalam banjir yang merendam rumah mereka dini hari tadi,” kata Ari, Minggu (8/2/2026)
Ari menyayangkan sikap Pemerintah Kabupaten maupun Provinsi yang abai terhadap kondisi banjir tersebut.
“Kami menyayangkan sikap abai dari pemerintah baik oemerintah Kabupaten Serang dan Pemprov banten dalam memberikan logistik dan solusi permanen atas bencana tahunan ini,” kata Ari
“Terkait dengan keabaian kebutuhan dasar warga di bulan suci ini tentu kami sangat kecewa atas respon lambat dari pemrintah untuk menangangi darurat banjir ini,” imbuhnya
Ari mengatakan, hingga saat ini belum ada bantuan dari Pemerintah untuk warga yang terdampak.
“Saat warga ingin sahur harus berjibaku dengan air yang masuk dalam rumah hingga saat ini belum ada bantuan logistik yang memadai dari pemerintah bagi warga terdampak,” katanya
“Kami melihat ada pengabaian hak-hak dasar warga masyarakat Bojonegara Pulo Ampel. Selain itu tentu sebelum adanya kejadian ini kami dari gema BP sudah melakukan upaya usulan mitigasi bencana ini, namun hingga saat ini belum ada jawaban dari pemerintah,” pungkasnya